Kota pelajar, kota gudeg, Yogyakarta, Istimewa…
Sejak pertama menghirup nafas di belahan bumi kota Yogya,
Juli 2011…
Hingga sekarang genap dua tahun lamanya, Juli 2013… Makin terasa istimewanya…
Hingga sekarang genap dua tahun lamanya, Juli 2013… Makin terasa istimewanya…
Tersesat? Tidak tau jalan? Tanyakan pada orang-orang sekitar
yang ditemui, siapapun, tukang becak, satpam, pegawai negeri, mahasiswa, penjaga
warung, penjual buku emperan, dll, selalu disambut dengan ramah dan halus… Diberi
senyum, memberi perhatian penuh saat mendengar dan memberi penjelasan… Saat
tidak tau, mereka yang akan repot menanyakan pada orang kiri kanan mereka…. Hingga
pernah aku bertanya tentang jalan di lampu merah dengan posisi masih
mengendarai motor… Bapak yang ditanya spontan memberi penjelasan jalan, hingga
kata beliau “Ikuti saya saja di belakang mbak, tak antar…” subhanallaah….
Pengalaman jajan di warung
juga berkesan… Pertama kali memang kaget, tapi sekarang sudah terbiasa
mendengar hal demikian… Kalo jajanku tidak banyak, tapi uangnya gede, biasanya
tidak ada kembalian… Atau bisa juga kasusnya lupa membawa uang… Ini biasanya di
warung-warung biasa, warung makan pondokan, angkringan, tukang bensin eceran,
penjual camilan, burjo, atau sejenisnya… Apa kata penjual? “Ya sudah mbak,
dibawa dulu saja…” Maksud penjualnya: belanjaan dan uangnya di bawa dulu saja,
bayarnya bisa besok atau kapan aja… Lah? Super sekali bukan…? Aku pernah
belanja di daerah kotabaru, arah malioboro, atau daerah kampus UGM, atau
daerah-daerah lain.. Sedangkan asramaku kan di magowu? Mereka tidak tanya aku
tinggal dimana, mereka tidak minta meninggalkan KTM atau KTP… Dan hal ini
ternyata tidak terjadi di satu dua warung saja, rata-rata begitu… Mending kalo cuma
aku, kalo ada sepuluh orang yang kasusnya sama dalam sehari? Subhanallah… Yoyga…
Lain lagi dengan suasana kota… Dimana mata memandang, disana
pasti muda-mudi hilir mudik… Jelas saja, kota pelajar… Isinya ya siswa dan
mahasiswa… Profesi apapun, pasti yang muda-muda… Banyak juga yang kuliah sambil
kerja… Eh tapi salutnya, banyak banget toko buku mulai dari buku bekas sampe
yang baru di launching penulisnya…. Dari toko buku emperan sampe yang berkelas…
Bisa dipastikan selalu rame, karena sering promo… Bukan Cuma toko buku, toko
alat-alat tulis, toko kebutuhan sekolah dan kampus, ah lengkap banget… Mau cari
apa? Pasti ada… Setiap hari minggu pagi hingga siang hari juga ada SUnMor
(Sunday Morning) di depan Maskam UGM), seperti pasar dadakan, sepanjang jalan
berkilo meter penuh dengan pedagang pakaian, sepatu sandal, pernak pernik,
makanan, dan segala kebutuhan para muda… Bisa di pastikan selalu penuh… Hmmm,
yang super juga, setiap bulan selalu ada saja pemeran buku, pamaren computer,
laptop, hape, ah…. Kalo ga kuat iman, bisa hilaf nguras dompet, karena selain
murah, juga lengkap…. Jadi, mau cari apa di yogya? Semua ada….
Ga punya duit cari ilmu? Ke yogya aja… Wah majelis ilmu
tersebar dimana-mana… Terutama kajian keislaman, kemuslimahan, tentang
training, seminar gratis, pelatihan jahit atau rajut gratis, majelis menghafalan
qur’an, dan lain-lain… Setiap menit,
selalu ada, tinggal buka mata dan telinga, dengar informasi dan berangkat, bisa
menjemput ilmu gratis… Apalagi masjid
kampus, dengan jumlah kampus yang tak terhitung…. Biasanya setiap sore selalu
saja ada kajian… Contoh: masjid mujahidin UNY, setiap Senin dan Kamis ada
kajian manhaj, setiap jum’at pagi ada kajian kemuslimahan, ini untuk umum loh… Eh
ga tanggung-tanggung pembicaranya mulai dari skala lokal sampe internasional… Apalagi
setiap ramadhan, kajian jelang berbuka plus ta’jil enak-enak gratis, kajian
subuh, ceramah ba’da taraweh, I’tikaf ikhwan maupun akhwat, qiamullai berjalama’ah…
Eh, banyak bonus-bonus juga kayak cuci motor gratis, bekam gratis, angkringan
gratis, dll…
Ga punya duit buat sewa kontrakan atau kos? Hehe…. Daftar jadi
takmir masjid terdekat aja.. Eh jangan dipandang sebelah mata… Masjid di yogya
terutama sepanjang dekat-dekat jalan kampus, program-program kegiatan masjid
dan TPAnya keren… Ini karena takmir masjid yang biasanya kelompok mahasiswa
yang kreatif… Udah kayak organisasi yang greatnya
bagus loh, salut pokoke… Contohnya nih, masjid Al-falah arah jalan ke Fakultas
Ilmu Sosial UNY… Jika waktu sholat tiba, mereka membagi tugas, ada yang tugas
berjaga di luar terutama parkiran motor, sebagian yang lain duluan sholat…
Subhanallah… Jadi inget rasulullah dan para sahabat ketika hendak sholat waktu
perang… Nah takmir putri yang biasanya dari kalangan mahasiswi yang mengelola
TPA, keren kan… Banget….
Ada juga nih, soal barang hilang… Mbak Firda (temen satu
kamar) dulu kehilangan hape, ternyata jatuh dijalan, malem malem… Setelah
dihubungi, diangkat seorang mas-mas…. Eh di kembalikan begitu saja…. Aku juga
pernah ketinggalan laptop di tempat makan, wow, aku dicari, hingga laptopku
kembali… Kunci motor juga pernah tertinggal masih tergantung di motor parkiran
umum, parah… eh tapi ada saja yang mencariku dan mengembalikannya dengan senang
hati… Alhamdulillah… Subhnallaah….
Oh iyaa, tidak lupa, yogya juga masih identik dengan sepeda…
Masih banyak siswa dan mahasiswa yang ke sekolah dan ke kampus goes sepeda… Eh
akhwat-akhwat dengan jilbab lebar warna warni juga sering terlihat mengayuh
sepeda kemana-mana, sepanjang kota yogya… Yang sepuh-sepuh juga masih banyak
nyepeda…. Ah penuh warna…
Itu hanya sedikit gambaran tentang yogya… ingin lebih merasakan sensasinya? Jangan lupa mampir ke yogya…. Mampir juga ke asramaku? Jalan Tasura no.42 Maguwoharjo Yogyakarta, Pondok Pesantren Mahasiswi Asma Amanina….
Itu hanya sedikit gambaran tentang yogya… ingin lebih merasakan sensasinya? Jangan lupa mampir ke yogya…. Mampir juga ke asramaku? Jalan Tasura no.42 Maguwoharjo Yogyakarta, Pondok Pesantren Mahasiswi Asma Amanina….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar